Pages

Friday, January 17, 2014

Aku Tetap Setia Menunggu Balasanmu

Aku Tetap Setia Menunggu Balasanmu
Assalamualikum /hihi


hay  :') baru belajar menggalau nih sama pakarnya hehe oke sip aku gak bakal panjang lebear. ini aku buat khusus buat yg lagi menggalau ria. silakan dinikmati. ehh salah yaa. silakan di baca

Disini aku, sibuk dengan remot tv untuk menggonta-ganti chanel karna bingung yg mana yg harus aku tonton. Rasanya semua membuat aku merasa bosan, tak ada hal lain yg aku pikirkan selain kamu. Adakah satuan waktu yg lebih cepat dari detik.? jika ada secepat itulah rindu menusuk-nusukkan diriku bila kamu tak ada di hadapanku. Taukah kamu aku disini merindukanmu.? Aku yakin kamu tak tau karna kamu tak punya sedetikpun waktu untuk ku.
Setiap satuan menit mungkin aku selalu mengalihkan pandangan ku ke layar iPhone ku. seraya berharap ada balasan sms darimu. Ketahuilah aku tak kenal waktu untuk menunggu balasan sms darimu. Dan aku yakin kamu tak pernah tau bila aku selalau mengharapkan balasan sms darimu. Sekalipun itu hanya sebuah kata "iya" ataupun "tidak" tapi, aku akan tetap menunggunya.
Bagiku yg lebih melelahkan adalah pikiran bukan tindakan. Buktinya aku tak pernah lelah menunggu balasan sms darimu. Namun, karna adanya pikiran yg menghantuiku aku jadi bingung. Menerka-nerka sesuatu yg tak jelas. Berprasangka buruk terhadapmu. dan tak jarang aku menangis kara hal ini. Hah? Menangis? iya aku Menangis karna kamu.?
Apa yg membuat aku menangis? siapakah aku untukmu? aku bukan siapa-siapa untukmu. Toh, sekalipun kamu tau aku menangis karna kamu, Apa kamu akan menghapus air mataku? tidaaaaaaak! untuk membayangkannya saja aku tak pernah apalagi itu kenyataan. itu sangat tidak mungkin. Gimana tidak aku berfikir seperti itu? jelas karna kamu tak pernah peduli dgn perasaanku.
Yaah, aku menangis karna aku lelah memikirkanmu. Walau aku tau memikirkanmu sama saja dengan menyakitiku. tapi, aku akan tetap setia menunggu balasan sms darimu. Tidak tidurpun aku sanggup. Walau padahal esok aku harus mengerjakan soal-soal ujian itu bukan masalah untukku. Hingga puku 03.00 pagi pun kamu enggak balas sms-ku. aku tak lelah menunggunya. Tertidur aku di kursi ruang tengah. Namun, tidurku tak merasa nyaman. Mungkin setiap 10 menit sekali aku kembali menatap layar iPhone ku untuk melihat adakah balasan smsku darimu.?
Hingga pukul 05.00 tak ada satupun sms dari kamu. aku tetap tersenyum seraya melihat jam menunjukkan pukul 05.00. yaah, itulah senyum pertamaku hari itu untuk kamu. Walau kamu telah membuat ku menunggu. Tapi, aku tetap ingin tersenyum untukmu. Azan shubuh berkumandang. Cepat aku ambil iPhone ku. mengirim sebuah sms untukmu agar kamu terbangun dan melaksanakan sholat shubuh. Kurang kah rasa tulus ku untukmu setelah apa yg kamu lakukan untukku?
Kamu masih tak mengerti betapa tulusnya aku. Sungguh apa mungkin aku tak mendapatkan kunci untukmu hatimu.? jika tidak, lantas siapa yg mendapatkannya? siapa orang itu yg begitu beruntung.? Biarlah aku biarkan itu melintas sesaat di pikiranku.
Pernahkah kamu memikirkanku? aku yakin tidak. jelas itu terlihat dari sikapmu kepadaku. pernahkah kamu menyebut namaku.? pernah, hanya waktu itu bukan.? waktu di saat kita berkenalan. Namun, tau kah kamu aku begitu sering mengucapakan namamu di setiap doaku. bahkan, temen-temenku menulikan telinganya karna bosan mendengarkan aku yg selalu menyebut-nyebut namamu.
Sadarkah kamu aku begitu perhatian kepadamu melebihi aku perhatian kepada diriku sendiri. Namun, kamu tak peduli itu bukan. tak pernah berterima kasih bukan. apalagi untuk membalasnya.? aku punya banyak waktu untukmu. tapi, kamu mungkin hanya punya sedetik waktu untukku bukaan.?.
Aku sadar aku bukan untukmu, baiklah aku akan pergi sejenak dari hidupmu. tapi, aku yakin suatu saat nanti kamu akan merindukan perhatian dariku. apa? masih sanggup kamu mengatakan tak pernah. hey, karma itu berlaku. tidak sekrang tapi nanti. aku yakin kamu akan menyesal telah mengabaikan aku.

oke. keep smile yaa percaya karma itu berlaku. oke sekian untuk kalian yg sedang galau. saya pamit du yaa.

0 comments:

Post a Comment

Twitter Facebook Favorites More