Pages

Monday, February 17, 2014

Khusus untukmu,Bacalah..

untuk kamu, bacalah.

mungkin aku terlalu pengecut hanya untuk sekedar menunjukkan wajahku di pandanganmu atau hanya sekedar basa basi lewat telefon hanya untuk melepas rasa rinduku. dan barisan tulisanku ini mungkin tak bisa secara utuh menggambarkan bagaimana rinduku terhadap seorang perempuan. iya perempuan itu kamu,M*****

aku yang sekarang ini yang masih menerka-nerka. belum mampu menjelaskan betapa gigihnya aku mengagumi kamu.

bagaimana hubunganmu dengan pria dekatmu yang bersebelahan kelas denganmu? baik-baik saja kah? kuharap begitu. ya, aku tidak bermaksud mengumbar, tapi namamu, dan lelaki itu, sudah menjadi hal wajib yang selalu kuceritakan dan kumintakan yang terbaik pada Allah yang luar biasa.

boleh kah aku bercerita sedikit? aku tidak tau sejak kapan aku menjadikan kamu sebagai salah satu bagian terpenting dalam hidupku. kamu ingat waktu kita di perkemahan itu? ah pasti sudah tidak ingat. tapi aku, aku masih  jelas ingat semua yang terekam di otakku. harus ku akui, sewaktu berbicara denganmu, lidahku kelu, aku mendadak bisu sesaat. hahaha, tertawalah jika kau merasa ini berlebihan, tapi memang begitulah adanya.

kamu tau? hidup ini sungguh aneh, ada saat dimana kita dibawa terbang tinggi, anganmu dilambungkan melewati langit, tapi dengan keras pula dia menghempaskanmu terlalu keras ke bumi, sampai semua daya habis, sampai semua tulang remuk. Ketika aku menyadari bahwa hanya kamu segalanya yang kubutuhkan dalam hidupku, kenyataan berteriak pahit ditelingaku,juga kamu mungkin orang yang tidak bisa aku miliki. sampai disini kamu mungkin merasa bahwa tulisanku ini tidaklah masuk akal, tapi percayalah, seandainya kamu belum bersama dia, akan kulakukan cara apapun untuk bisa terus bersamamu. sayangnya, aku tak bisa mengubah kenyataan.

aku tidak tau harus apa, tapi sepertinya hal yang bisa aku lakukan hanya memperhatikanmu dari jauh, bersusah payah mencari tau kabarmu. aku harus keluar dari hidupmu, walau aku tak pernah benar-benar masuk. aku tidak bisa melupakan kamu, tapi aku harus bisa melupakan semua perasaanku yang sudah tercipta padamu, walau itu berarti aku harus mengorbankan seluruh waktuku selama hidup untuk melakukannya. kamu harus tau, aku butuh waktu begitu lama untuk bisa melihat kamu tanpa merasakan apa yang kurasakan setiap kali melihatmu

dari aku, beberapa saat saja, aku ingin melupakan semua, aku ingin lupa bahwa kamu punya kekasih, lupa bahwa kamu mencintai kekasihmu. teruslah tersenyum, M*****. aku senang melihat senyummu, walau bukan aku yang menjadi alasanmu untuk tersenyum. ketahuilah, perasaanku kepada kamu masih sama seperti dulu hingga sekarang :)
Dan itu tak akan pernah berubah SELAMANYA.


Pertanda : Orang yang Selalu Menyayangimu ( Dika)

0 comments:

Post a Comment

Twitter Facebook Favorites More